SMAN 37 Jakarta adalah sebuah lembaga pendidikan yang terletak di Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan. Uniknya, sekolah ini berdiri hanya sekitar lima meter dari jalur kereta api aktif sehingga memberikan pengalaman belajar yang berbeda dibandingkan sekolah lainnya. Suara dan getaran kereta api menjadi “teman” konstan dalam proses belajar mengajar di sini.
Tantangan Pembelajaran dengan Gangguan Kereta
Bayangkan proses belajar di mana setiap 3 hingga 5 menit, dentuman keras dan getaran dari kereta yang lewat mengganggu konsentrasi. Inilah yang dihadapi siswa dan expert di SMAN 37 Jakarta. Suara bising mencapai 70 desibel, mengharuskan proses belajar mengajar terhenti sesaat. Meja bergetar, papan tulis bergoyang, dan pelajaran sering harus ditunda hingga kereta berlalu. Tantangan ini membuat mencapai efektivitas pembelajaran menjadi sulit.
Adaptasi dan Harapan di Tengah Keterbatasan
Meskipun dihadapkan pada situasi menantang, warga SMAN 37 Jakarta menunjukkan semangat dan adaptasi luar biasa. Guru-guru berinovasi dalam menyampaikan pelajaran, dan siswa belajar mempertahankan fokus meski sering terinterupsi. Di balik usaha ini, ada harapan besar untuk memiliki lingkungan yang lebih kondusif dan aman.
Kedekatan dengan rel kereta juga menimbulkan kekhawatiran tentang keselamatan, baik bagi siswa maupun staf. Oleh karena itu, wacana relokasi sekolah menjadi pembahasan penting dan mendesak.
Relokasi Demi Masa Depan yang Lebih Baik
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan (Disdik) telah mengumumkan rencana untuk merelokasi SMAN 37 Jakarta. Lokasi baru yang direncanakan sekitar 1 kilometer dari lokasi lama diharapkan dapat mengatasi masalah kebisingan serta risiko keselamatan yang ada.
Relokasi ini lebih dari sekadar memindahkan gedung; ini adalah tentang menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Harapannya, di lokasi yang lebih aman dan tenang, SMAN 37 Jakarta dapat mengukir prestasi yang lebih baik dan melahirkan generasi unggul.
Menuju Babak Baru Pendidikan
Kisah SMAN 37 Jakarta menggarisbawahi pentingnya lingkungan yang menunjang pendidikan. Relokasi ini merupakan langkah maju menuju peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan komunitas sekolah. Dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, SMAN 37 Jakarta siap menyongsong masa depan yang lebih cerah, bebas dari ‘harmonika kereta’ yang dulu menjadi latar pendidikan mereka.